Rabu, 23 Januari 2013

Grafis


A.Pengertian
Kata grafis atau grafika berasal dari kata Graphein yang berarti menulis. Kata graphein berasal dari bahasa Yunani. Sehingga diartikan seni grafis adalah seni yang dihasilkan melalui proses cetak mencetak. Seni Grafis termasuk salah satu kegiatan seni rupa yang diwujudkan dalam bentuk dwimatra dan dilaksanakan dengan menggunakan bermacam medium, proses dan teknik cetak.
Karya seni grafis merupakan karya yang dihasilkan melalui proses cetak yang berlandaskan pada empat prinsip teknik cetak, yaitu : cetak tinggi, cetak dalam, cetak datar dan cetak saring. Tiap salinan karya dikenal sebagai 'impression'. Lukisan atau drawing, di sisi lain, menciptakan karya seni orisinil yang unik.
Cetakan diciptakan dari permukaan sebuah bahan, yang umum digunakan adalah: plat logam, biasanya tembaga atau seng untuk engraving atau etsa; batu digunakan untuk litografi; papan kayu untuk woodcut/cukil kayu. Masih banyak lagi bahan lain yang digunakan dalam karya seni ini.
Tiap-tiap hasil cetakan biasanya dianggap sebagai karya seni orisinil, bukan sebuah salinan inilah keistimewaan seni grafis. Karya-karya yang dicetak dari sebuah plat menciptakan sebuah edisi, pada masa seni rupa modern masing-masing karya ditandatangani dan diberi nomor untuk menandai bahwa karya tersebut adalah edisi terbatas. Misalnya 30/10, angka ini berarti cetakan ketiga dari sepuluh edisi yang dihasilkan.
B. Macam-Macam Seni Grafis
Banyak sekali macam-macam teknik seni grafis, yaitu cetak tinggi, cetak datar, cetak dalam dan cetak saring.
·      Cetak tinggi
Cetak tinggi atau etak timbul adalah Cetak tinggi adalah seni cetak yang menggunakan klise tinggi yaitu cara mebuat acuan cetak dengan membentuk gambar pada permukaan media cetak secara timbul. Contoh yang paling sederhana dari teknik ini adalah stempel atau cap.
Ada dua macam cetak tinggi yaitu cut out relief print dan natural relief print
a. Cut Out Relief Print
b. Natural Relief Print
· Cetak datar ( Planography Print )
Cetak datar adalah teknik cetak yang menggunakan klise datar dengan prinsip saling menolak dan menerima antara lain tinta dan air. Teknik ini ditemukan pada abad ke - 16 di Eropa. Klise cetak ini menggunakan batu cadas ( limestone ) .Selain batu sekarang dapat juga menggunakan lempengan logam ( seng ) untuk memperingan proses kerja.
· Cetak dalam ( Intaglio Print)
Cetak dalam adalah seni cetak yang menggunakan klise dalam, artinya bagian dalam menyerap tinta dan akan membekas pada kertas. Jenis cetak dalam antara lain : etsa, mezzo tint, drypoint, dan lain sebagainya.
· Cetak saring
Cetak saring adalah salah satu teknik proses cetak yang menggunakan layar (screen) dengan kerapatan serat tertentu. Layar ini kemudian diberi pola yang berasal dari negatif desain yang dibuat sebelumnya. Kain ini direntangkan dengan kuat agar menghasilkan layar dan hasil cetakan yang datar. Setelah diberi fotoresis dan disinari, akan terbentuk bagian-bagian yang bisa dilalui tinta dan tidak.

1 komentar: